Senin, 11 November 2019

permasalahan jaringan nirkabel dan memperbaikinya

Prosedur dan Teknik Pemeriksaan Permasalahan Jaringan Nirkabel

Saat ini pengunaan jaringan nirkabel telah digunakan oleh banyak orang, dan hampir setiap orang telah memiliki jaringan nirkabel baik dirumah atau di kantor. Namun, pada kebanyakan perangkat nirkabel seperti router yang digunakan dirumah tidak semuanya memiliki kemampuan untuk melihat perangkat apa saja yang terkoneksi. Untuk itu kami telah merangkum beberapa cara yang kami rangkum dari internet untuk membantu kita melihat perangkat apa saja yang tersambung pada perangkat nirkabel yang kita gunakan.

Seperti biasa kami selalu mencoba menghadirkan cara-cara yang sederhana dan mudah untuk di aplikasikan, untuk itu kami telah menemukan beberapa aplikasi yang dapat membantu mendeteksi perangkat-perangkat yang tersambung pada jaringan nirkabel yang kita miliki.

Wireless Network Watcher

Untuk yang pertama kita akan menggunakan aplikasi bernama Wireless Network Watcher.
1. Pertama kita perlu mengunduh dan memasang aplikasi Wireless Network Watcher http://www.nirsoft.net/utils/wnetwatcher.zip, Setelah terpasang, jalankan aplikasi, maka kita akan melihat tampilan seperti dibawah ini.


2. Selanjutnya sambungkan ke jaringan nirkabel yang hendak kita periksa, ini dilakukan melalui Windows pada icon wireless di pajak kanan taskbar. Setelah tersambung jalankan “Start Scanning”.


3. Kita perlu menunggu beberapa saat setelah kita menjalankan menu “Start Scanning”.
4. Setelah proses pemindaian selesai, kia akan melihat daftar perangkat yang terkoneksi berikut alamat IP yang digunakan.


Untuk pengecekan lebih lanjut kita dapat menggunakan perintah ping atau tracert melalui konsol “Command Prompt” untuk mengetahui informasi siapa pemilik alamat IP tersebut. Bisa juga kita gunakan aplikasi yang terkait dengan masalah jaringan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

SoftPerfect WiFi Guard
Dengan menggunakan SoftPerfect WiFi Guard kita akan mengetahui apabila ada yang menggunakan jaringan nirkabel tanpa sepengetahuan kita. Ini karena SoftPerfect WiFi Guard akan menginformasikan hal tersebut secara otomatis. Aplikasi ini memiliki pemindaian jaringan yang berjalan sesuai interval waktu yang telah ditentukan, kemudian akan memberikan laporan apabila menemukan perangkat yang tidak dikenali.

1. Seperti biasa, hal yang pertama perlu kita lakukan adalah mengunduh dan memasang SoftPerfect WiFi Guard di komputer kita. Setelah aplikasi terpasang, jalankan.


2. Kemudian buka menu File, lalu pilih Setting.

3. Aktifkan tiga pilihan terakhir

4. Setelah itu klik tombol “Scan Now”

5. Apabila ada perangkat yang tidak dikenali, aplikasi tersebut akan memberitahukan kita.


Selesai.

Cara Perbaikan Kerusakan atau Permasalahan dan Prosedur Pengecekan Hasil Perbaikan pad Jaringan


Setalah membangun sebuah jaringan LAN, MAN atau yang lainnya pasti tidak luput dari permasalahan yang sering muncul dan kebanyakan kita mengalaminya, Namun permasalahan tersebut bisa diatasi dengan cara atau hal yang mudah, asalkan kita tahu kerusakan apa yang sedang terjadi pada jaringan yang kita bangun
1. Mati atau tidak berfungsinya komponen pada jaringan
Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung jaringan disebabkan oleh korosi (berkarat) dan rusak. Korosi yang terjadi dikarenakan ruang atau tempat jaringan yang lembab dan juga pemakaian yang suah terlalu lama tanpa adanya perawatan yang berkala. Dalam sistem jaringan LAN sering kita menyebut permasalahan yang menyebabkan seluruh atau sebagian jaringan terganggu disebut jaringan dalam kondisi down. Down dalam jaringan bisa kita artikan sedang turun atau tidak bekerja secara maksimal. Down dapat meyebabkan komunikasi dalam jaringan menjadi lambat atau tidak bekerja sama sekali. Kondisi tersebut yang perlu ditangani sehingga jaringan dapat bekerja dengan baik dan kembali normal. Istilah Down dalam jaringan komputer LAN berbeda dengan Down pada jaringan Warnet (warung Internet). Down pada jaringan LAN disebabkan system dalam jaringan LAN tersbut atau karena tidak berfungsinya peralatan maupun komponen dalam jaringan LAN tersebut. Down pada Warnet disebabkan oleh banyak sekali faktor diantaranya pengaruh dari jaringan LAN yang ada dalam warnet, dari Provider (jasa pelayanan akses internet) yang mengalami gangguan dan bisa juga dari line telphon yang penuh sehingga menyebabkan akses ke internet tidak dapat dilakukan Down dalam jaringan LAN lebih mudah penanganannya apabila dibandingkan dengan Down pada Warnet. Down dalam jaringan LAN lebih mudah diatasi karena kita dapat mendeteksi melalui indicator-indikator yang dapat kita lihat. Indikator-indikator tersebut memberikan isarat jika terjadi kerusakan atau tidak berfungsinya komponen. Indikasi kerusakan pada masing-masing komponen dapat diuraikan sebagai berikut.
2. kerusakan pada Kabel dan konektor Jaringan
Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan konektor untuk membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada 3 jenis yaitu:
a. Jenis kabel serat optik menggunakan konektor SC dan ST.
Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat optik sangat jarang, tetapi memerlukan penanganan secara khusus untuk perawatan jaringan
b. Jenis Kabel UTP dengan konekor RJ45.
Gangguan atau kerusakan pada kabel jenis ini adalah konektor yang tidak terpasang dengan baik (longgar), susunan  pengkabelan yang salah dan kabel putus. Indikasi yang dapat
dilihat adalah lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada Hub/switch. Jaringan menggunakan kabel UTP kesalahan yang muncul relatif sedikit, karena jaringan terpasang menggunakan topologi star, workstation terpasang secara paralel dengan menggunakan swicth/hub. Sehingga yang terjadi gangguan hanya pada workstation yang kabelnya mengalami gangguan saja
c. Jenis kabel Coaxial dengan konektor BNC.
Kabel jenis coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar (tidak konek), kabel short dan kabel terbuka resistor pada terminating conector. Short pada pemasangan kabel dengan plug konektor ini menyebabkan system jaringan akan down dan komunikasi antar komputer berhenti
Jika terjadi kerusakan pada kabel dan konektor jaringan yang disebabkan oleh suatu hal, solusinya kita lihat dahulu apakah kabel yang kita gunakan itu benar-benar tidak bias digunakan lagi atau masih bisa, jika tidak kita perlu menggantinya dengan kabel dan konektor yang baru.atau jika yang rusak itu hanya pada konektornya namun kabelnya masih dapat digunakan kita hanya perlu memgganti konektornya saja.
3. Gangguan atau Kerusakan pada Hub/switch
Hub/switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi kartu jaringan (Network Card). Jika Hub mengalami kerusakan berarti seluruh jaringan juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server. Apabila terjadi kerusakan pada Hub dapat dilihat pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing masing workstation. Apabila lampu indikator power Hub/switch mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak. Jika ada lampu indikator workstation yang tidak menyala menyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif (tidak hidup) atau ada gangguan pada komputer workstation tersebut.
Jika terjadi kerusakan pada HUB maka pertama kita harus mengecek apakah HUB yang kita gunakan memang sudah rusak atau hanya mengalami gangguan saja,namun jika HUB yang kita gunakan memang benar-benar pasitif rusak maka kita perlu menggantinya dengan HUB yang baru atau dapat diperbaiki ditempat service khusus.namun saran kami lebih baik mengganti dengan yang baru selain kwalitasnya yang lebih bagus biasanya biaya memperbaiki hampir sama dengan biaya membeli baru.
a. Tidak bisa sharing data
Hal ini sering terjadi dikarenakan sharing pada computer masih di disable jadi kita harus mengaktifkan dengan IP komputer lainnya. Ganti dengan IP yang beda.
b. Komputer tidak terdeteksi oleh komputer lain

Hal ini sering terjadi dikarenakan alamat digunakan dan IP yang kosong. Lalu ganti IP address sehingga bisa terdeteksi oleh komputer lain. Selain itu kita jug abis mengecek apakah komputet kita bisa terkoneksi dengan komputer orang lain  lalu ketik pingàRun àcaranya adalah Klik start  <> -t. misalnya ping 192.168.0.89. Nanti akan muncul balasan Jika Reply From . . . . . . berarti komputer kita sudah terkoneksi dengan baik jika muncul Request Time Out maka komputer kita tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain.
c. Tidak muncul Local Area Connection
Hal ini kemungkinan besar kita lupa untuk mengisntal driver Network Adapter, jadi yang harus dilakukan adalah menginstal Driver Network Adapter. Biasanya kalu kita sudah menginstal driver akan mucul Local Area Connetion.
d. Icon Lan Area Connection tidak berkedip biru
Hal ini sering terjadi karena kita dalam memasang konektor kurang tepat, coba lihat lampu indicator pada konektor apakah sudah menyala atau belum. Jika belum coba cabut dan tancapkan kembali, setelah itu kalau masih belum coba periksa konektor pada HUB apakah sudah dikonekan dengan HUB atau belum.
e. Lambatnya Jaringan Dan Bagaimana Memperbaiki Performanya
Dalam suatu infrastructure jaringan yang sangat besar, suatu jaringan yang efficient adalah suatu keharusan. Jika design infrastructure jaringan kita tidak efficient, maka applikasi atau akses ke resource jaringan pun menjadi sangat tidak efficient dan terasa sangat lambat. Performa jaringan yang sangat lambat ini biasanya disebabkan oleh congestion jaringan (banjir paket pada jaringan), dimana traffic data melebihi dari kapasitas bandwidth yang ada sekarang. 
f. Kerusakan jaringan karna Serangan Trojan Virus
Jika environment jaringan anda terinfeksi dengan Trojan virus yang menyebabkan system anda dibanjiri oleh program-2 berbahaya (malicious programs), maka jaringan akan mengalami suatu congestion yang mengarah pada kelambatan system jaringan anda, dan terkadang bisa menghentikan layanan jaringan.
g. Sering Lambat jaringan waktu proses authentication
Jika dalam corporate anda mempunyai banyak site yang di link bersama dan setiap site / cabang dan kantor pusat di konfigurasikan sebagai active directory site terpisah dan domain controller di integrasikan dengan DNS server, disaat peak hours jam sibuk user pada kantor cabang sering mengalami proses logon yang lambat sekali bahkan time-out. Hal ini akibat dari masalah bottleneck saat komunikasi interlink lewat koneksi WAN link yang menjurus lambatnya system.
Saat user logon ke jaringan, Global Catalog memberikan informasi Universal Group membership account tersebut kepada domain controller yang sedang memproses informasi logon tersebut. jika Global Catalog tidak tersedia, saat user melakukan inisiasi proses logon, user hanya akan bisa logon kepada local machine saja, terkecuali jika di site tersebut domain controllernya di configure untuk Cache Universal Group membership di setiap kantor cabang. Bisa saja sich domain controller di masing-masing cabang di promote Global Catalog, akan tetapi waspadai juga replikasinya yang bisa menyebabkan link WAN menjadi lambat. Anda bisa mengatur frequensi replikasi menghindari jam sibuk jika memungkinkan.
Dengan meng-enable Universal Group Membership Caching disetiap cabang, akan menyelesaikan masalah kelambatan jaringan jenis ini.


PROSEDUR PENGECEKAN HASIL PERBAIKAN

LANGKAH LANGKAH MEMERIKSA HASIL PERBAIKAN KONEKSI JARINGAN


melakukan pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan 

melakukan pencarian komputer yang ada dalam jaringan apakah terhubung atau tidak 

memeriksa konfigurasi IP komputer dengan menggunakan perintah IPCONFIG yang berfungsi untuk mensetting ulang jaringan, terutama yang menggunakan jaringan DHCP 

memeriksa koneksi jaringan dengan menggunakan PING, PING berfungsi untuk mengecek apakah sebuah komputer sudah terhubung kekomputer yang dituju





Kamis, 07 November 2019

tugas tjb


UJI KOMPETENSI 4
      A.    Berilah tanda silang pada huruf a,b,c,d, atau e didepan jawaban yang paling tepat!
1.      Alat yang berfungsi untuk menghubungkan 2 jaringan dengan segmen yang berbeda adalah . . . .
a.      Router
b.      Switch
c.       Hub
d.      Access Point
e.       Radio outdor
2.      Berikut adalah fungsi dari Firewall, yaitu . . . .
a.       Penghubung antara 2 jaringan yang berbeda
b.      Mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan
c.       Penghubung antara 2 jaringan ke internet menggunakan 1 IP
d.      Program yang melakukan request terhadap konten dari internet/intranet
e.       Penghubung antara 2 jaringan ke internet menggunakan 2 IP
3.      Dalam model OSI Layer, yang berfungsi untuk menerima data dari Session Layer adalah . . . .
a.       Network Layer
b.      Data Link Layer
c.       Transport Layer
d.      Physical Layer
e.       Data Ink
4.      Subnet Mask yang dapat digunakan pada IP kelas B adalah . . . .
a.       255.0.0.0
b.      255.255.0.0
c.       255.255.255.248
d.      255.255.255.0
e.       255.255.255.255.0
5.      Satuan dari arus listrik adalah . . . .
a.       Ohm (Ω)
b.      Ampere (A)
c.       Watt (W)
d.      Volt (V)
e.       Kilo Gram (KG)
6.      Jenis topologi yang memiliki node tengah sebagai pusat penghubung dari suatu jaringan adalah topologi . . . .
a.       Topologi Bus
b.      Topologi Ring
c.       Topologi Tree
d.      Topologi Star
e.       Topologi Cincin
7.      Software yang ditanam pada sebuah komputer untuk menerjemahkan bahasa komputer merupakan pengertian dari . . . .
a.      Firmware
b.      Brainware
c.       Hardware
d.      Software
e.       Aplikasi
8.      Sebuah program tambahan yang berfungsi sebagai alat mempermudah penggunaan PC disebut . . . .
a.       Sistem Operasi
b.      Program Paket
c.       Bahasa Pemrograman
d.      Software Aplikasi
e.       Antivirus
9.      Di bawah ini merupakan salah satu contoh SOJ pure, kecuali . . . .
a.       Linux Debian
b.      FreeDSB
c.       Fedora
d.      Windows XP Black Edition
e.       Linux Ubuntu
10.  Berikut ini adalah contoh-contoh media transmisi yang menggunakan kabel, kecuali ....
a.       Fiber Optic
b.      Wireless
c.       STP
d.      Coaxial/Coax/BNC
e.       Antena
11.  Protokol umum yang sering digunakan oleh mailserver adalah, kecuali . . . .
a.      SMTP
b.      POP3
c.       IMAP
d.      TCP/IP
e.       SMTP
12.  Sebuah program aplikasi yang bertugas untuk menerima permintaan paket dan memberinya balasan berupa paket yang diinginkan client disebut . . . .
a.       Client
b.      Peer to Peer
c.       Client-Server
d.      Server
e.       Sistem Operasi
13.  Dibawah ini merupakan program-program atau aplikasi e-mail secara umum, kecuali ....
a.      MTA
b.      MDA
c.       SMTP
d.      MUA
e.       MTA
14.  Dari pernyataan dibawah ini yang merupakan kekurangan dari topologi bus adalah
....
a.       Sulit dalam pengelolaan
b.      Jika satu node putus maka koneksi jaringan tidak akan berfungsi
c.       Membutuhkan konsetartor
d.      Konfigurasi dan pengkabelan cukup sulit
e.       Konfigurasi dan pengkabelan cukup sukar
15.  Server yang berfungsi sebagai pemberi akses/pertukaran transfer data antara dua komputer adalah . . . .
a.       Mail Server
b.      DHCP Server
c.       FTP Server
d.      Web Server
e.       SNMP Server
     B.     Jawablah Pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan benar!
1.      Jelaskan apakah yang dimaksud dengan kabel Fiber Optic?
 Jawab : Fiber Optik adalah suatu jenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang  sangat halus, dan digunakan sebagai media transmisi karena dapat  mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dengan kecepatan tinggi

2.      Apakah yang dimaksud dari kabel jaringan Fiber Optic adalah suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah?
Jawab : Jika dilihat pengertian kabel fiber optik untuk jaringan komputer  adalah salah satu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer.

3.      Sebutkan bagian-bagian kabel fiber Optic!
Jawab : 1. Bagian Inti (Core) 
                   2. Bagian Cladding.
                   3. Bagian Coating / Buffer.
                   4. Bagian Strength Member & Outer Jacket.

4.      Sebutkan fungsi kabel jaringan fiber Optic!
Jawab :  Fungsi kabel Fiber optik adalah mengarahkan gelombang cahaya dalam satu arah lewat proses terjadinya pembiasan cahaya

5.      Sebutkan karakteristik kabel jaringan fiber optic!
Jawab : 1. Maks. Bandwith 100 Mbps ~ 1 Gbps
                                  2. Maks. kabel 2000 meter
                                  3. Soket ST (Spring Loaded Twist)
                                  4. Topologi fisik Bus & Star
                                  5. INnstalasi paling rumit


Rabu, 09 Oktober 2019

tugas


1. DHCP Server :
 Digunakan untuk memudahkan distribusi alamat IP dalam suatu jaringan
     Cara kerja DHCP Server:
 pada saat user menghidupkan komputernya dan menghubungkannya ke server yang menggunakan layanan DHCP, maka komputer tersebut otomatis meminta(request) alamat IP ke

server kemudian server menjawab permintaan komputer tersebut dan memberikannya sebuah alamat IP.

2. DHCP Client :
 Merupakan service yang memungkinkan perangkat dapat mendistribusikan / assign IP address secara otomatis pada host dalam sebuah jaringan.
    Cara kerja :
 DHCP server akan memberikan response terhadap request yang dikirimkan oleh DHCP Client.

3. Arp dan arp table:
 Protocol yang berfungsi memetakan IP address menjadi MAC Address.
 APR Table merupakan protocol menghubungkan antara layer 2 data link dan 3 network.

4. Bridge :
 suatu alat yang dapat menghuungkan jaringan komputer LAN dengan jaringan LAN yang lain.
    Cara kerja Bridge :
 Bridge memetakan alamat ethernet dari setiap titik atau node yang terdapat pada masing-masing segmen jaringan komputer dan hanya dapat memperbolehkan lalu lintas data yang

memang dibutuhkan melintasi bridge.

5. Switch :
 Suatu jenis komponen jaringan komputer yang digunakan untuk menghubungkan beberapa hub dalam membentuk jaringan komputer yang lebih besar atau menghubungkan

komputer-komputer yang memiliki kebutuhan akan bandwith yang cukup besar.
    Cara kerja Swicth :
 Menerima paket data pada suatu port lalu akan melihat MAC, tujuannya dan membangun sebuah koneksi logika dengan port yang sudah teruhubung dengan node atau perangkat

tujuan, sehingga selain port yang dituju tidak dapat menerima paket data yang dikirimkan  dan akan mengurangi terjadinya tabrakan data atau disebut COLLIEN.

6. Routing :
 Proses dimana suatu item dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain.

7. Routing Static:
 sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.

8. Policy Routing :
 Teknik yang digunakan untuk membuat keputusan routing berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh administrator jaringan.

9. NAT :
 Suatu metode untuk menghubungkan lebih dari suatu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP.

10. Address list :
 Salah satu fitur mikrotik yang fungsinya untuk memudahkan kita dalam menandai suatu konfigurasi address.

11. Access list :
 Merupakan sebuah tool yang digunakan disisi AP untuk melakukan filtering koneksi dari client.

12. Connect list :
 Merupakan tool yang memiliki fungsi kebalikan dari access list, yaitu digunakan disisi wireless client (station) untuk membatasi (filtering) koneksi terhadap AP (access point)

13. Simple queue :
 Merupakan metode bandwith management termudah yang ada di mikrotik.

14. Burst :
 Fitur yang memungkinkan untuk memenuhi persyaratan antrian untuk bandwith tambahan bahkan jika tingkat yang dibutuhkan lebih besar daripada MIR (batas maksimum) untuk jangka

waktu terbatas.

15. PCQ :
 Meupakan Salah satu cara pada mikrotik untuk melakukan pembagian bandwith secara merata dan adil.

komunikasi data

Komunikasi data  adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih alat (bahasa Inggris:  device ) (seperti kompute...