Fiber Optic Media Converter adalah perangkat jaringan sederhana yang memungkinkan untuk menghubungkan dua jenis jaringan yang berbeda media seperti twisted pair dengan kabel fiber optic. Fiber Optic Media Converter diperkenalkan ke industri hampir dua dekade lalu, Fiber Optic Media Converter berperan penting dalam proses interkoneksi anatara jaringan berbasis sistem fiber optik dengan jaringan yang berbasis tembaga, dalam sistem kabel terstruktur. Fiber Optic Media Converter juga digunakan dalam akses MAN dan layanan data transportasi ke pelanggan perusahaan.
Kegunaan kabel pigtail ini untuk menyambung antenna grid ke radio AP.
Tersedia dalam 2 macam, RP-TNC (jack besar) untuk radio sejenis LinkSys atau Senao, dan RP-SMA (jack kecil) untuk radio TPLink, JAHT, Minitar, Edimax.
Panjang kable pigtail sangat bervariatif,mulai dari 50cm sampai 2 meter.tapi sebaiknya kita menggunakan kable pigtail pendek,dikarenakan supaya tidak mengalami degradasi sinyal (loss dB).
Patch Cord adalah kabel utp jenis stranded atau serabut yang berfungsi untuk menghubungkan perangkat pasif ke aktif. Contohnya :
- Menghubungkan dari Wallplate atau Faceplate ke Komputer
- Menghubungkan dari Patch Panel ke Switch atau Router
- Menghubungkan dari Patch Panel ke Wallplate atau faceplate
Standed sendiri maksudnya adalah lebih lentur dibandingkan kabel utp solid atau yang kita beli 1roll/305m. Pada Patch Cord kedua ujungnya sudah ada Connector RJ45 dan plugboot (pengaman connector) yang telah diterminasi dari pabrik dengan melalui test fluke.
Patch Cord berfungsi secara kecepatan sama dengan kabel utp solid, ada yang cat5e, cat6 bahkan fiber optik .
Banyak Installer mengabaikan penggunaan Patch Cord, penggunaan Patch Cord dapat diganti dengan kabel utp solid jika anggaran kurang, karena harga Patch Cord lebih mahal dari kabel utp solid/box.
Untuk mengganti patch cord dengan kabel utp solid, kabel utp solid harus diterminasi manual dengan cara menghubungkan dengan connector RJ45 lalu gunakan Crimping Tool.
- Fungsi Optical termination box (OTB)
Kotak Terminal Fiber Optic
Seri kotak terminal serat optik adalah peralatan tambahan dari kabel terminal dalam jaringan komunikasi transmisi serat optik, yang dapat diterapkan pada sambungan langsung dan cabang kabel serat optik dalam ruangan , dan melindungi sambungan ujung serat Kotak terminal kabel optik ini terutama digunakan untuk pemasangan terminal kabel optik, perpaduan serat optik dan pigtail serat, serta tempat berlindung dan perlindungan serat sisa.
OTB, kotak terminal kabel optik terutama digunakan untuk pemasangan terminal kabel optik, perpaduan kabel serat optik dan pigtail serat, serta penampungan dan perlindungan serat sisa. Banyak agen teknik , yang juga disebut kotak baki kabel serat optik, digunakan untuk melindungi perpaduan kabel serat dan kuncir di ujung terminal serat saat peletakan kabel serat . Saya terutama digunakan untuk pemasangan kabel optik di dalam ruangan langsung dan koneksi cabang , dan pemasangan terminal kabel , yang menyediakan fungsi penyimpanan ekor babi dan melindungi ujung sendi .
Fungsi:
1. Fungsi mengenalkan kabel serat optik, stop kontak dan memperbaiki pigtail serat; dan perlindungan kabel serat optik, pigtail serat dan kinerja serat optik.
2. Fungsi yang melindungi terminal kabel optik dari pengaruh lingkungan.
3. Memiliki kemampuan untuk mengisolasi komponen kabel logam dan kotak terminal kabel optik, yang dapat dengan mudah menyebabkan grounding.
4. Sediakan ruang pemasangan terminal kabel optik dan penyimpanan serat yang tersisa, dan buat instalasi mudah dioperasikan.
5. Kotak memiliki kekuatan benturan yang cukup dan fungsi pemasangan yang sesuai dengan use case yang berbeda.
6. Jika perlu, seharusnya fungsi fungsi kabel terpencar.
Kotak kabel terminal banyak digunakan pada sinyal audio, sistem jaringan telepon , sistem transmisi data dan gambar, seri kabel CATV, digunakan untuk kabel serat optik dalam ruangan dan koneksi cabang , efek penyimpanan pigtail serat dan perlindungan sendi . Ini terbuat dari pelat baja cold-rolled electrostatic plastic spraying, masuk akal struktur desain, cantik -baru. Itu bisa digunakan untuk Perbaiki kabel serat memperkuat inti di terminal.
Fiber Outlet / Roset
Alat ini berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan core FO yang sudah di-splicing.
Port konektor (yang berwarna biru) hanya digunakan untuk melakukan “aktivasi” pada user. Dengan alur pemasangan sebagai berikut (untuk aktivasi) : Kabel FO >> Pigtail >> Roset >> Port Konektor >> Patch Cord >> ONU/MC.
PLC Splitter
PLC planar Waveguide optical splitter (PLC Splitter) adalah perangkat distribusi daya optik gelombang Waveguide terintegrasi berbasis kuarsa . Sama seperti sistem transmisi kabel koaksial, sistem jaringan optik juga perlu menggabungkan sinyal optik, yang menghasilkan perpipaan PLC .
Fungsi dan kegunaan PLC sangat luas. Dalam prakteknya PLC dapat dibagi secara umum dan secara khusus [4]. Secara umum fungsi PLC adalah sebagai berikut:
1. Sekuensial Control. PLC memproses input sinyal biner menjadi output yang digunakan untuk keperluan pemrosesan teknik secara berurutan (sekuensial), disini PLC menjaga agar semua step atau langkah dalam proses sekuensial berlangsung dalam urutan yang tepat.
2. Monitoring Plant. PLC secara terus menerus memonitor status suatu sistem (misalnya temperatur, tekanan, tingkat ketinggian) dan mengambil tindakan yang diperlukan sehubungan dengan proses yang dikontrol (misalnya nilai sudah melebihi batas) atau menampilkan pesan tersebut pada operator.
Sedangkan fungsi PLC secara khusus adalah dapat memberikan input ke CNC (Computerized Numerical Control). Beberapa PLC dapat memberikan input ke CNC untuk kepentingan pemrosesan lebih lanjut. CNC bila dibandingkan dengan PLC mempunyai ketelitian yang lebih tinggi dan lebih mahal harganya. CNC biasanya dipakai untuk proses finishing, membentuk benda kerja, moulding dan sebagainya.
Prinsip kerja sebuah PLC adalah menerima sinyal masukan proses yang dikendalikan lalu melakukan serangkaian instruksi logika terhadap sinyal masukan tersebut sesuai dengan program yang tersimpan dalam memori lalu menghasilkan sinyal keluaran untuk mengendalikan aktuator atau peralatan lainnya.
- Fungsi Joint box/joint closure
Joint Closure merupakan sebuah box atau tempat untuk menaruh hasil sambungan dari fiber optic. Sebagai contoh : Jika ada kebel fiber optic putus karena terpotong atau terbakar maka kabel tersebut di sambung/splicing dan hasil splicingan di taruh di Closure.
Untuk Kapasitas Closure ber variasi mulai dari closure 6 core, Closure 12core, closure 24core,Closure 48core hingga closure 256core
- Fungsi Optical distribution point (ODP)
Optical Distribution Point adalah tempat terminasi kabel yang memiliki sifat-sifat tahan korosi, tahan cuaca,kuat dan kokoh dengan konstruksi untuk dipasang diluar. ODP berfungsi
sebagai tempat instalasi sambungan jaringan optik single-mode terutama untuk menghubungkan kabel fiberoptik distribusi dan kabel drop.Perangkat ODP dapat berisi optical pigtail, connectoradaptor, splitter room dan dilengkapi ruang manajemen fiber dengan kapasitas tertentu.
ODP dipasang harus sesuai dengan peruntukannya, ODP Pole hanya boleh dipasang pada tiang, ODP Pedestal dipasang pada permukaan tanah, ODP Wall dipasang pada dinding dan ODP Clousure hanya boleh dipasang pada kabel SCPT dan kabel SSW baik pada pertengahan gawang maupun di dekat Tiang.
Cara pemasangan ODP dengan cara memetik salah satu core dari kabel distribusi secara urut. Kemudian core tersebut dimaskukan kedalam pasif, pasif yang biasa digunakan pada ODP yaitu pasif 1/8. Sehingga pasif tersebut di split menjadi delapan.
Contoh Terminasi Kabel pada ODP Tiang, Wall dan Pedestal.
Fiber Optic Distribution Point ( FODP) adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi melindungi sambungan fiber optic. Dan fungsi utama dari FODP adalah membagi satu core optic menjadi beberapa core untuk keperluan pelanggan.
Ada beberapa jenis FODP yang sering di gunakan di sekitar kita, secara basicnya ada 2 jenis yaitu :
1. FODP Pole

2. FODP Closure
FODP Pole adalah FODP yang dipasang pada tiang & FODP Closure yang dipasang merekat lurus pada kabel FO ( Fiber Optic ).
Konektor adalah alat yang dapat menguhubungkan perangkat-perangkat jaringan ke kabel fiber optik sehingga transmisi data dapat berjalan dengan baik.Tanpa adanya konektor kabel-kabel jaringan tidak dapat terhubung dengan network adaptor atau NIC.
Saat ini, banyak sekali jenis-jenis konektor dengan nama yang berbeda – beda dan untuk keperluan yang berbeda-beda juga. Selain konektor standar yang sering kita temui seperti konektor USB, Konektor BNC dan Konektor Koaksial, terdapat juga konektor yang dirancang khusus untuk dipasangkan di PCB untuk menghubungkan satu rangkaian PCB dengan rangkaian PCB lainnya.
Fungsi Konektor
Fungsi konektor ada untuk menjaga transmitter maupun receiver atau mengirim dan menerima sinyal informasi dengan baik tanpa ada gangguan dan masalah. Oleh karena itu, ketepatan koneksi dan jenis konektor yang diguanakan sangat berpengaruh pada data yang ditransmisikan.
Ataupun secara singkatnya fungsi Konektor adalah sebagai penghubung antara perangkat satu dengan perangkat yang lainnya namun ada juga beberapa konektor yang memiliki fungsi yang berbeda.